Sudah tidak kita pungkiri lagi kalau Intrenet itu Menyimpan banyak informasi yang bermanfaat dan juga informasi yang tidak bermanfaat bahkan dapat membahayakan anak-anak kita (contoh : radikalisme, pornografi, pornoaksi, sara, dll).
Internet juga memberikan kemudahan kepada anak-anak kita untuk mengunduh (download) isi/konten (contoh : berita, musik, video, gambar, dll) tanpa mereka tahu apakah itu bermanfaat atau tidak
Tips di bawah ini untuk ber-Internet sehat kira dapat membantu :
1 Dampingi atau awasi anak-anak kita ketika mereka sedang mengakses Internet
2 Tidak membiasakan anak kita mengakses Internet jauh dari pengawasan orang tua
3 Usahakan memasang internet di rumah dan letakkan komputer/laptop untuk akses internet di ruang terbuka (ruang keluarga, dll)
4 Berfikir positif, terbuka dan peduli serta tetap waspadai sikap anak kita yang sangat membutuhakan akses Internet
5 Unduh Parental Control Software dari mesin pencari di browser anda atau jika browser anda menggunakan Mozilla Firefox, cukup unduh pengaya (add-ons) parental control (contoh : Broozi, Procon latte, Blocksite, dll) untuk info selengkapanya klik https://addons.mozilla.org/id/firefox/search?q=parental%20control atau klik disini
6 pelanggan Telkom (Speedy, dsb) bisa menggunakan DNS Naawala yang mampu memblok situs berbahaya, caranya ketikkan alamat DNS Nawala pada kolom Preferred DNS server dengan IP 180.131.144.144 dan Alternate DNS Server dengan IP 180.131.145.145. Info selengkapnya klik disini atau hubungi Call Center Telkom 147
7 Install Aplikasi Khusus untuk memblok situs berbahaya versi gratis conthnya :
Web Security Guard Berjalan di Platform Windows
link Download http://www.websecurityguard.com/ atau klik disini
K9 Web Protection
link Download http://www.k9webprotection.com/ atau klik disini
Berjalan di OS windows 2000, XP, Vista dan Mac
Parental control 2.1
link Download http://linux.softpedia.com/get/Security/Parental-control-24501.shtml/ atau klik disini
Berjalan di OS Linux
Kamis, 24 Juni 2010
Mari Ber - INTERNET SEHAT
Minggu, 04 April 2010
Lagu Juga Sarana Pendidikan bagi Anak

Lagu dan musik terbukti sangat membantu perkembangan otak, perkembangan indera, perkembangan kemampuan bahasa, dan kemampuan sosial anak. Dalam beberapa penelitian neuromusikal, lagu dan musik terbukti membantu perkembangan otak manusia khususnya pada planum temporale bagian kiri, di mana bagian otak ini berperan besar dalam perkembangan bahasa. Dengan hasil penelitian ini, musik dianggap mampu membantu perkembangan bahasa anak.
Tidak perlu dipungkiri, musik mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan kita. Dan pengaruh positif musik dalam kehidupan kita merupakan suatu topik menarik untuk dibicarakan. Menarik karena pengaruh positif tersebut relatif tidak terlihat [intangible] walaupun konkrit [dapat kita rasakan]. Pengaruh positif musik tersebut bahkan sudah terjadi pada saat awal perkembangan kita sebagai individu.
Dalam perkembangan musik dan lagu saat ini hampir 100% lagu itu hanya cocok dikomsumsi oleh orang yang sudah dewasa dikarenakan tema-tema lagu saat ini cendrung dengan tema percintaan, jarang sekali tema lagu yang menceritakan tentang pendidikan dan patriotisme dalam hal ini saya hanya ingin mendiskusikannya saja.
Coba kita lihat dan dengar pada saat anak-anak kita sedang bersenandung, lagu apa yang mereka senandungkan..???? bisa di pastikan lagu yang mereka senandungkan sekarang adalah lagu-lagu dari band papan atas yang sedang up to date. Pernahkah kita mendengar anak-anak kita menyenandungkan lagu anak-anak yang sedang populer saat ini,....??? kemungkinan tidak, sebab lagu anak-anak saat ini cenderung asal jadi yang penting punya nilai jual.
Atau coba kita dengarkan kembali lagu anak-anak yang beredar saat ini.., apakah arti dari lagu tersebut mengandung nilai pendidikan atau patriotisme, jawabannya...jarang. Mari sama-sama kita mengingat kembali di era tahun 70'an s/d 80'an hampir semua lagu anak-anak yang dibawakan oleh artis cilik pada masa itu mengandung nilai pendidikan dan nilai patriotisme, salah satu contoh lagu dengan judul Alam Pusaka yang dibawaka oleh Adi dan Iyut Bing Slamet dalam lagu tersebut menceritakan keindahan laut atau lagu Siapa Yang Punya dan dalam lagu ini menceritakan segala sesuatu yang kita inginkan akan terwujud apa bila kita mau menabung.
Melalui lagu, anak juga belajar bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain. Jika kita perhatikan dengan seksama beberapa paragraf di atas, kita dapat melihat bahwa lagu dapat membantu anak-anak untuk mengaktualkan potensi motorik, intelektual, dan emosinya. Dan jika kita rujuk pada akar kata pendidikan [Inggris: education, dari bahasa latin: educare yang berarti mengeluarkan, mengaktualkan, dan mengembangkan potensi seseorang, maka lagu dan musik adalah juga sarana pendidikan bagi anak. Musik dan lagu dapat membantu anak untuk berkembang, untuk mengaktualkan potensi-potensinya.
Selamat bersenang-senang sambil bermusik dan bernyanyi dengan anak-anak Anda, masih belum terlambat bagi kita untuk ‘mendidik’ mereka dengan berkegiatan musik bersama, sebagai rasa cinta terhadap anak-anak indonesia dibawah ini ada beberapa lagu anak-anak yang populer diera tahun 70'an s/d 80'an yang bisa anda download
Klik aja judul lagunya
Dusun Kecil, Mak Inem Tukang Latah, O Te O, Pantun Sianak Kecil, Sama-Sama Pengin Maju, Si Dogol, Siapa Yang Punya, Tepi Pantai, Mau Kemana, Kami, Jangan Usil, Bilang-Bilang dulu, Pantun Sianak kecil, Alam Pusaka, Aduh-Aduh Mana Tahan, Adik Manis, Si Kancil, Pergi Ke Sekolah.
Rabu, 17 Februari 2010
Dampak Dari Jejaringan Sosial
Facebook, Twitter, Friendster dan berbagai jejaring sosial lainnya menyediakan data yang berlimpah bagi orang yang berniat tidak baik. Data itu antara lain nama, alamat, pendidikan, pekerjaan dan data demografis lainnya, serta hobi dan kecenderungan lainnya. Dengan mempelajari profil di Facebook, sesorang akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas terhadap orang lainnya. Kecuali data, Facebook dilengkapi dengan banyak fasilitas untuk berinteraksi, mulai dari email, berbagi foto, bahkan hingga chat. Bahkan saat ini fitur game online sebagai daya tarik utama lain bagi usia anak dan remaja.
Anak dan remaja ternyata adalah kelompok yang paling rentan terhadap dampak yang ditimbulkan kemajuan informasi dan teknologi dunia maya khususnya pengguna jejaring sosial. Berbagai kasus cyber crime telah terungkap semakin meningkat. Bagaimana ancaman facebook terhadap anak dan remaja ? Dan bagaimana antisipasi yang harus dilakukan orangtua?
Anak-anak dan remaja saat ini merupakan golongan masyarakat yang digital native. Sementara itu, generasi orangtua dari mereka saat ini masih cenderung menjadi digital immigrant. Akibatnya, kesadaran akan potensi negatif yang mengancam anak- anak dan remaja tidak disadari dan diseriusi oleh kalangan dewasa. Anak dan remaja dapat digambarkan sebagai digital native, merupakan kalangan serupa penduduk asli di dunia digital saat ini. Mereka lahir dan tumbuh di era digital yang menjadikan mereka memiliki cara berpikir, berbicara, dan bertindak berbeda dengan generasi sebelumnya yang diibaratkan sebagai digital immigrant. Adapun kalangan orangtua saat ini diasosiasikan sebagai digital immigrant atau penduduk pendatang yang masih berusaha beradaptasi di dunia digital.
Kejahatan seksual yang bisa menimpa anak-anak, misalnya, pelecehan seksual terhadap anak-anak melalui chat room dan media sosial seperti Facebook, Friendster, Twitter, dan lain-lain. Bentuknya, mulai dari tak adanya kontak fisik sampai yang berlanjut pada kontak fisik. Masyarakat Indonesia pengguna internet juga cenderung menghabiskan waktu lebih lama di internet dibanding tahun sebelumnya. Data temuan lembaga keamanan Symantec Norton menunjukkan bahwa pornografi menjadi pencarian dalam jaringan online terpopuler yang dilakukan anak-anak selama 2009. Hasil mengejutkan ini merupakan temuan dalam survei terbaru lembaga keamanan internet, Norton. Seperti diungkap dalam stasiun televisi CBN News, tiga mesin pencari yang paling sering dipakai anak-anak yaitu YouTube, Google dan Facebook. Sementara kata ‘porno’ dan ’seks’ berada posisi kedua dalam data Symantec Norton.
Di negara maju, meskipun masyarakatnya amat menghargai kebebasan berpendapat, anak tetap terproteksi melalui perangkat hukumnya. Seseorang dapat dikenai hukuman amat berat jika kedapatan menyimpan gambar dengan pose erotis. Di bandara, petugas juga kerap memeriksa laptop penumpang untuk memeriksa materi bermuatan pornografi. Di Indonesia polisi belum terlalu banyak menangani masalah kejahatan seksual terhadap anak-anak melalui internet karena minimnya pengaduan. Orang tua kerap lengah ketika anak- anak mereka asyik berinternet, baik di rumah, melalui ponsel, maupun di warnet. Secara fisik anak tampak anteng dan baik-baik saja di depan perangkat digital, tetapi mereka boleh jadi telah terpapar hal-hal yang membahayakan, sekalipun fisiknya tidak terlihat tengah dalam kondisi yang berbahaya.
Dengan fiturnya yang memberi dampak luar biasa itulah Facebook jelas-jelas mengharamkan Facebook bagi anak-anak. Aturan tersebut jelas-jelas menunjukkan bahwa Facebook bukan untuk anak-anak. Demikian pula jejaring sosial lain yang sejenis seperti Friendster atau MySpace. Namun, banyak anak-anak Indonesia di bawah 13 tahun yang menjadi anggota Facebook, bahkan dengan sepengetahuan orang tuanya. Sebagian orang tua tersebut malah bangga anaknya punya akun di Facebook. Hal terjadi karena untuk melakukan registrasi sangat mudah untuk mengelabui usia pemohon. Fakta bahwa dari 17,6 juta pemilik akun asal Indonesia, 360 ribu di antaranya berumur 13 tahun.
Untuk mencegah hal-hal negatif yang banyak terdapat di dunia maya salah satu cara aman adalah Letakkan komputer di ruang terbuka seperti ruang komputer, perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan akan mempersulit kita untuk mengawasi anak dalam melakukan interaksi di dunia maya. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang. Atau Gunakanlah DNS NAWALA.
NAWALA adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.
Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.
Berikut DNS NAWALA Projec yang digunakan :
180.131.144.144 (Primary)
180.131.145.145 (Secondary)
Untuk cara penggunaan DNS dan tutorialnya silahkan baca di artikel :
DNS Alternatif dan cara penggunaannya atau klik disini
Jumat, 07 Agustus 2009
Benih Di Balik Penciptaan Internet
Kekalahan Dan Kekhawtiran
Ada kalanya kekalahan dan kekhawatiran akan sesuatu tidak selamanya membawa dampak negatif. Selama di arahkan ke sisi positif, maka hasil dari kekhawatiran tersebut akan berubah positif. Suatu pelajaran berharga dapat kita petik dari kekhawatiran Amerika Serikat pada dekade tahun 1950 an, saat Uni Soviet berhasil meluncurkan Spunik ke luar atmosfir, sebuah terobosan prestasi wahana luar angkasa yang luar biasa pada saat itu. Amerika Serikat yang "kalah" cepat meluncurkan wahana luar angkasa nya pun tidak patah arang. Mereka memfokuskan diri pada teknologi komputer, dan berhasil melampaui siapapun di muka dunia sampai saat ini.
Upaya berfokus pada teknologi komputer dituangkan dengan dibentiknya sebuah badan yang disebut dengan ARPANET (Advanced Research Projecy Agency Network). Berhubung pada saat itu Amerika Serikat sedang perang dingin dengan Uni Soviet, dan selalu khawatir kalau - kalau saja pusat data komputer mereka diserang, maka ARPANET pun ditugaskan meriset system jaringan komputer yang dapat memindahkan data ke daerah lain setiap waktu. Nah..., berawal dari kekalahan dan kekhawatiran inilah internet akhirnya tercipta.
Vint Cerf Sang Bapak Internet
Dilahirkan pada tahun 1943 memang membuat talentanya tidak sia - sia. Pada tahun1970 an saat Amerika Serikat sedang gencar - gencarnya membuat gebrakan besar dibidang komputer, Vint Cerf sangat beruntung dapat banyak belajar dari pakar - pakar pendahulunya. Dengan kejeniusan Vint Cerf mampu menyerap hasil - hasil riset yang telah dilakukan sebelumnya dan melahirkan sebuah era baru yang mempengaruhi dunia sampai saat ini.
1962 J.C.R. Licklider Melontarkan sebuah visi dimana komputer dapat saling terhubungan satu dengan lainya secara global dan komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND corporation mulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi) yang ditujukan untuk tujuan militer.
1969 ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Coorperative Networking of Time - sharing Computers", dengan hanya 4 buah host komputer yang dapat dihubungkan yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 host komputer, yang terdiri dari komputer - komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1973 Jaringan ARPANET keluar Amerika Serikat pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia. Hubungan global antara komputer yang diharapkan mulai menjadi kenyataan.
1974 Vint Cerf, yang kemudian dikenal sebagai Bapak Internet dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Tansmision Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection". Pada tahun ini juga versi komersial dari ARPANET yang disebut dengan TELENET diluncurkan sebagai layanan paket data publik pertama.
1977 Total komputer yang terhubung ke ARPANET mencapai 111 buah
1980 Komputer Pribadi (PC) mewabah dan segera menjadi gaya hidup baru para eksekutif, dan tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host.
1982 Istilah "Internet" pertama kali digunakan. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung pada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buiah host yang tergabung ke internet.
1986 Sistem nama domain pertama kali diperkenalkan, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.
1988 Penguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses Internet
1992 Internet mulai dirintis di Indonesia. ITB dan Telkom merupakan bagian awal dari riset Internet di Indonesia.
1994 ISP komersial pertama di Indonesia, Indonet mulai beroperasi.
1995 Warnet (Warung Internet) Indonesia pertama dibuka di Bogor.
Mesin Pencari ( Search Engine )
Dikembangkan pertama kalinya pada tahun 1993 dengan nama Wandex oleh Matthew Gray (akhirnya direkrud Google) Search Engine pada awalnya diciptakan hanya untuk mengukur perkembangan World Wide Web (www). Namun seiring dengan naluri bisnis dari para penggelut pasar dunia maya ini, search Engine akhirnya menjadi salah satu investasi paling diminati.
Pada tahun yang sama muncul Aliweb yang juga adalah Search Engine. Bedanya Aliweb masih bertahan sampai saat ini. masa - masa ini, Search Engine paling populer adalah Google, MSN Search, Yahoo dan baru - baru ini muncul sebuah Sarch Engine dengan metode baru yaitu Hutch. Hampir semua pengguna Internet mengenalnya dan bahkan mengandalkannya.
Coba anda bayangkan bagaimana rasanya surfing tanpa Search Engine....???? @@###$###@@@...
Posting By : Rayan Dimas
Sumber : Move On! Divre 1 sumatera
Senin, 06 April 2009
Persiapkan Khitan Atau Sunat Untuk Anak
Khitanan atau sunatan seringkali membingungkan orang tua yang memiliki anak laki-laki. Mulai dari menentukan kapan saat yang tepat, metode khitan atau sunat terbaik sampai dimana tempat untuk melakukan khitan atau sunat itu dilaksanakan. Ada yang ikut program khinanan massal, ada yang memilih pusat-pusat pelayanan khusus khitanan atau ada juga yang lebih suka dikhitan di rumah. Diantara sekian banyak pilihan, orang tua hanya mengharapkan satu hal : anak mendapatkan pelayanan khitan yang terbaik. Artinya orang tua ingin proses khitan itu berjalan lancar dengan rasa nyeri yang minimal, penyembuhan yang cepat dan hasil yang baik.
Manfaat Khitan atau Sunat
Bisa dikatakan bahwa manusia sangat berpengalaman dengan tindakan pembuangan sebagian atau seluruh kulup (prepusium) penis ini. Dilihat dari gambar-gambar di gua yang berasal dari zaman batu dan makam Mesir purba, khitan atau sunat diketahui telah dilakukan sejak jaman prasejarah hingga saat ini. Khitan atau sunat adalah salah satu tindakan bedah minor (bedah kecil) yang paling banyak dilakukan di seluruh dunia. Ada yang melakukannya karena alasan agama, budaya atau juga alasan kesehatan. Apapun yang melatar belakanginya, dari sudut pandang kesehatan sangat bermanfaat. Pengorbanan yang dialami oleh anak dan orang tua saat khitan sama sekali tidak sia-sia di kemudian hari. Khitan tidak hanya bermanfaat untuk individu yang melakukannya tapi juga bagi orang lain dan komunitas masyarakat secara keseluruhannya.
Walaupun tidak merekomendasikan khitan sebagai sebuah prosedur rutin yang harus dilakukan, The american Academy of Pediatrics (AAP) tetap mengakui bahwa khitan atau sunat dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kencing pada anak-anak. Masih menurut AAP, khitan atau sunat juga dapat mencegah terjadinya kanker pada daerah kelamin pria. Bahkan pada beberapa keadaan tertentu yang berkaitan dengan penyakit dan kelainan bawaan pada alat kelamin, khitan merupakan tindakan yang sangat dianjurkan.
Khitan atau sunat pada pria, ternyata juga bisa berdampak positif pada wanita. Sebuah penelitian dalam New England Journal of Medicine mengemukakan bahwa wanita yang pasangan seksualnya telah dikhitan atau sunat memiliki resiko yang lebih renda untuk mengalami kanker Cervix. Dr. Xavier Castellsague yang memimpin penelitian itu telah memperhatikan data-data dari tujuh penelitian yang dilakukan lima negara di berbagai belahan dunia. Ternyata 20% pria yang tidak di khitan atau sunat di ketahui "membawa" Human Papillomavirus (HPV), sedangkan pada pria yang dikhitan atau sunat hanya berkisar 6% saja. Virus tersebut diperkiraka bertanggung jawab terhadap 99% kasus kanker cervix. Para peneliti juga memperkirakan resiko wanita untuk mengalami kanker cervix menurun hingga 58% jika partner seksualnya dikhitan atau sunat.
Bagamana Cara Khitan atau Sunat Yang Terbaik
Pertanyaan ini seringkali orang tua sederhanakan menjadi pilihan metode yang banyak ditawarkan saat ini. Apakah dengan metode Kauter atau Laser lebih baik daripada metode konvensional ?. Jawabannya tidak sederhana pertanyaannya. Untuk mendapatkan proses dan hasil khitan yang terbaik sesuai dengan harapan orang tua dan anak tdak hanya bergantung pada metode yang dipilih. Tetapi sangat tergantung dari kesiapan anak, orang tua dan tentu saja operator (tenaga medis yang mengkhitan). Anak yang fisiknya dan psikisnya tidak siap, berpotensi menghambat kelancaran proses khitan atau sunat dan proses penyembuhannya.Seringkali anak meronta-ronta berusaha menggagalkan khitanan itu dengan tindakan fisik semampu yang ia bisa. Tapi jangan sekali-kali menyalahkan anak, baik dengan perkataan ataupun dengan hukuman fisik. Melihat anaknya tak mau diam, seringkali orang tua tersulut emosinya. Anak dibentak, diancam dan bahkan kadang-kadang ada yang sampai "dihadiahi" cubitan. Hasil dari semua bentuk intimidasi itu bisa diduga, anak justru memberontak lebih hebat lagi. akibatnya khitanan atau sunatan berlangsung semakin lama dan semakin sulit. Perlu diingat bahwa ketidaksiapan anak sebagian besar diakibatkan oleh ketidaksiapan orang tua. Pemberontakan itu tentu tidak akan muncul jika sejak jauh-jauh hari orang tua telah melakukan pendekatan yang tepat pada anak.
Jangan bohongi anak. katakan sejujurnya dengan cara sehalus mungkin bahwa akan timbul sedikit rasa nyeri saat penyuntikan obat anestesi (kebal) dilakukan. Berikan pula motivasi agar anak punya tekad dan keberanian untuk dikhitan atau sunat. Ajarkan anak untuk mengalihkan rasa takut selama khitanan berlangsung. Ada yang melakukannya dengan mengaji, berdoa atau bercerita tentang hal-hal yang menyenangkan pada orang tua yang mendampinginya. Cara-cara seperti itu seringkali terbukti ampuh untuk menenagkan anak. Kalaupun anak masih menagis biarkan saja dan tidak perlu memaksanya untuk diam. Sepanjang tidak meronta, tangisan anak pada umumnya tidak menghambat kelancaran khitan. Dampingi dan besarkan hatinya dan jagalah agar anak tidak gelisah.
Sambil menyiapkan kondisi psikis anak siapkan pula kondisi fisiknya. Jaga kesehatan anak sebelum adan sesudah di khitan atau sunat agar proses penyembuhan bisa berlansung lancar. Selain itu, sebelum pelaksanaan khitan ada baiknya dilakukan wawancara oleh tenaga medis untuk menggali ada tidaknya kondisi-kondisi tertentu yang memerlukan penanganan dokter spesialis. Misalnya, ada gangguan pembekuan darah (Hemofilia) atau kelainan anatomi penis seperti kelainan saluran keluar (Hipospadia). Operator pun selayaknya mengupayakan agar khitanan yang dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar, termasuk memenuhi syarat sterilitas alat atau tindakan. Dengan memperakkan prosedur tindakan dan sterilitas yang benar, apaun metode khinatan yang digunakan oleh operator sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan oleh orang tua. Perdedaan dari metode konvensional dengan metode kauter atau laser hanya terletak pada alat yang digunakan untuk memotong kulup penis.
Dengan kauter atau laser memang sangat minim pendarahan. Kelebihan ini membuat kauter atau laser lebih disukai oleh operator dan pasien. Namun bukan berarti dengan metode konvensional pendarahan yang terjadi tidak dapat ditanggulangi. Pendarahan dapat dikendalikan sepenuhnya dengan mengikat pembuluh darah yang terpotong. Jadi tidak ada metode yang secara absolut bisa dikatakan lebih baik daripada metode lainnya. Pilihan yang dibuat benar-benar berdasarkan pertimbangan individual semata.
Perawatan Pasca Khitan Atau Sunat
Hari pertama setelah anak khitan anak sebaiknya beristirahat, selanjutnya boleh bergerak seperti biasa. Jagalah luka khitan agar tidak basah oleh air hingga luka tersebut kering dan balutan dilepaskan. Pembalut diganti setiap tiga hari dan biasanya bertepatan dengan waktu kontrol yang ditetapkan oleh operator. Selain perawatan luka, pasien juga dibekali dengan beberapa obat yang harus diminum. Ada antibiotik, penghilang rasa nyeri, obat anti peradangan dan vitamin. Pada keadaan tertentu tidak tertutup kemungkinan diberi obat lainnya.
Pasien tak harus mengenakan sarung, yang penting celana yang digunakan cukup longgar dan tidak menekan penis. Masalah makanan pun tak perlu ada pantangan, jika memungkinkan pasien dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein untuk mempercepat penyembuhan. Dengan perawatan yang benar, luka khitan atau sunat dapat sembuh sempurna dalam waktu sekitar 10-14 hari.
Jika setelah khitan terjadi pendarahan yang tak kunjung berhenti segeralah hubungi operator yang mengkhitan untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan yang diperlukan. Selain pendarahan, pasca khitan memang terkadang muncul pula beberapa komplikasi berupa rasa nyeri, bengkak dan mungkin juga infeksi. karena itu orang tua harus memperhatikan dengan seksama pengarahan yang disampaikan pasca khitan dan menepati jadwal kontrol yang telah di tetapkan. ***(dr. andi. w)
Post To Blog : Abdi R Selanjutnya...
Sabtu, 28 Maret 2009
Game Kekerasan Jadikan Anak Makin agresif


Perlu untuk menjauhkan anak-anak dari peremainan komputer yang berhubungan dengan kekerasan. Demikian dikatakan 3 ahli ilmu jiwa Austria berdasarkan temuan diakhir penelitian mereka. Menurut laporan yang disiarkan media Austria, dalam penelitian palingakhir mereka dengan judul Kekerasan dan Pencegahan Kerasan 3 ilmuwan dari Departemen Psikologi di University of Vienna Austria itu menyarankan sikap tanpa toleransi mesti ditrapkan dalam menagani anak yang suka bermain game kekerasan di komputer. Anak harus dijauhkan dari permainan kekerasan tersebut karena semua itu tidak baik dan hanya menimbulkan kerugian
Hasil peneelitian tersebut membuktikan bahwa anak yang sering kali memainkan games yang berhubungan dengan kekerasan di komputer, cenderung menjadi lebih agresif dibandingkan dengan anak yang hanya bermain game tidak berisi kekerasan. Para ilmuwan tersebut menjelaskan juga bahwa permainan game yang berisikan kekerasan bukan hanya cenderung ditiru tetapi lingkungan permainan itu juga mudah membawa seorang anak pada mental reaktif atau imaginer agresif.
Anak-anak yang suka memainkan game berhubgungan dengan kekerasan di komputer akan memperlihatkan sifat agresif ketika terganggu atau tidak puas. Oleh karena itu para ilmuwan tersebut menyarankan kepada orang tua dan guru untuk mejauhakan anak-anak dari permainan game di komputer yang berhubungan denga kekerasan
Sabtu, 25 Oktober 2008
Mohon Maaf
Mohon Maaf yang sebesar-besarnya buat teman-teman yang sudah berkunjung ke blog saya. sebab sampai saat ini saya belum bisa membalas untuk berkunjung ke belog teman-teman, karena ada pekerjaan yang sangat penting yang harus saya kerjakan
Saya mohon teman-teman dapat memakluminya karena perkerjaan tersebut sangat menyita waktu sehingga untuk ngeblogpun tidak sempat. Sekali lagi saya mohon maaf dan mohon dimaklumi. Saya janji untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut secepat mungkin agar kita bisa kembali ber blog ria.
Selanjutnya...Senin, 29 September 2008
Mohon Maaf Lahir Dan Bathin
Para Sahabat Blogger Rayan & Dimas mohon maaf jika tidak bisa mengunjungi blog sahabat satu persatu. tetapi walaupun demikian izinkanlah rayan untuk menyampaikan kata :
Walau jauh dimata namun slalu dekat dihati, walau berat di ongkos namun serasa slalu bertemu, walau mahal di pulsa namun engkau serasa di sampingku, walau tangan tak sampai semoga maaf di terima, minal aidzin wal'fa idzin mohon maaf lahir dan bathin.
Ucapan ini saya berikan kepada semua blogger yang mampir ke blog Rayan & Dimas. Silahkan di ambil dan tolong di berikan kepada semua sahabat blogger.
Dwi Award

Minggu, 28 September 2008
Hadia Ucapan Pertama Koe

Secara teknis saya tidak tahu betul siapa dan bagaimana pengiriman hadia ini namaun yang penting bagai saya bagaimana saya dapat banyak teman. salam ya buat keluarga
Rayan - Dimas
Selanjutnya...Rabu, 24 September 2008
Award Pertama Koe

Ternyata baru tau kalo ngeblog itu ada award-awardan kemarin aku dapat award dari mbak Arfianti, itu tuh gadis manis asal Semarang entah atas dasar apa ko bisa blog ini dapat award, tapi Syukur Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan award ini bisa jadi semangat lagi ngeblognya, oh iya menurut ketentuan yang saya baca dari dunia per-awardan, award ini kudu disebar lagi ke 7 sahabat bloger yang dipilih, tapi sebelumnya aku mohon maaf ama mbak Ifat terlebih dahulu sebab siapa tahu ketentuan itu salah (maaf ya mbak ifat awardnya saya bagi) dan ini beneran sumpah deh sungguh sampai ditulisnya postingan ini aku masih belum ngerti kriteria pemilihan bloger yang bakal memenangkan award ini, berikut sahabat blogger yang kebetulan sering berkunjung ke blog ini dan selalu bersama-sama untuk berbagi :
1. Budhe Fakhrun Sahabat pertama yang paling jauh
2. Hernawaty Ari Sahabat baru ku yang centil
3. Kojex Sahabat yang banyak memberikan inspirasi
4. Yopan Prihadi Sahabat yang telah memberikan komentar positif
5. Emilia SP Sahabat yang mempunyai cita-cita mulia untuk pendidikan
6. Defantri Sahabat yang telah sumber ispirasi baru
7. Deantoro Miko Sahabat yang sedang mencari jati diri di negeri orang dengan semangat 45
Mudah-mudahan dengan adanya award ini bisa menambah semangat kita untuk tetap berkarya,semoga..!!!!
Raya - Dimas
Sabtu, 20 September 2008
Era dan Gaya Hidup Digital
Dunia sepenuhnya berada di 10 jari anda dan di bawah kendali anda.
Demikian sebuah bayangan seru yang muncul ketika imajinasi kita menyentuh sebuah kata bernama Digital. Lantas, imajinasi selanjutnya akan terbang ke sebuah kehidupan yang serba praktis dan bernuansa futuristik. Belakangan, gaya hidup digital semakin tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Masyarakat semakin tergantung dengan teknologi, mulai dari ponsel untuk komunikasi hingga komputer untuk alat bantu kerja.
Menurut wikipedia, kata Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti Jari jemari. Apabila kita hitung jari manusia, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, maka sebab itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau Off dan On (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem Digital sebagai basis data.
Era Digital berkembang ditandai dengan munculnya tiga teknologi, yaitu : Komputer, Komunikasi, dan Multimedia. Dengan perkembangan konvergensi ketiga teknologi telah membuat muatan informasi atau pesan dalam komunikasi tidak lagi hanya berupa teks, angka, gambar saja, melainkan dapat berupa suara atau bahkan berupa gambar bergerak (film, video) tak ubahnya menikmati siaran langsung melalui stasion radio atau siaran televisi.
Dari sisi industri telekomunikasi, tren ini mulai terlihat dari antusiasme pengguna jasa telekomunikasi yang berkembang dengan cepat di semua segmen dan dengan mudah menyerap berbagai perkembangan layanan, baik dari sisi teknologi perangkat maupun konten seperti layanan SMS based content, Mobile TV, E-Banking, M-Banking, Video on demand, Music on demand, dan lain-lain.
Menyambut gaya hidup digital yang menuju era konvergensi di Indonesia, sejumlah operator telekomunikasi berlomba-lomba menyediakan beragam layanan berbasis konten broadband yang didukung jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Berbagai layanan konten yang mendukung gaya hidup Digital dihadirkan, antara lain 3G broadband dan fitur-fitur layanan seperti I-Lifestyle, I-Games, I-Movie, I-Sport, I-Business, I-Religi, dan I-Musik.
Era konvergensi yang didahului dengan tren gaya hidup digital, merupakan suatu keniscayaan yang akan dilalui dalam perkembangan teknologi telekomunikasi yang mendukung kehidupan sehari-hari. Menghadapi era ini, berbagai layanan yang mendukung terciptanya gaya hidup digital menjadi sajian menarik yang siap untuk ditawarkan. Perkembangan gaya hidup digital ini menciptakan masyarakat digital atau Digital Customers yang membutuhkan konten dan aplikasi sesuai kebutuhan mereka secara cepat, kapanpun dan dimanapun. Hal ini menjadi tantangan bagi pelaku industri telekomunikasi untuk bisa memiliki berbagai kompetensi di luar kompetensi utama mereka.
Bagaimanapun, pemerintah Indonesia sudah mencanangkan era digitalisasi dan akan diaplikasikan ke semua pihak, siap tidak siap, pintu ke arah kehidupan yang serba digital sudah terbuka lebar, dan manusia yang menjadi objek dari kecanggihan teknologi ini sudah selayaknya menyiapka diri untuk menghadapinya. Siapkah kita ?, Pemerintah indonesia sendiri telah mulai melakukan terobosan untuk menghadapi gaya hidup digital ini, dengan di komandoi perusahan telekomunikasi terbesar milik pemerintah Indonesia telah merubah sistem penyambungan telepon yang semula berbasis teknologi Analog menjadi teknologi yang berbasis Digital yang lebih dikenal dengan STDI (Sentral Telepon Digital). Sedangkan implementasi layanan telekomunikasi digital berupa Internet di Telkom, yang kita kenal dengan jasa layanan Telkomnet Instan, Flexi Data Net, Speedy, E-Business, Infonet, IP Virtual Network, DINAccess, ISDN, Astinet, VPN Dial serta layanan Telkom Hotspot/Wifi. Demikian juga dengan operator telekomunikasi non pemerintah yang sudah mengimplementasikan jasa layanan berbasis digital.
Semoga denga kecanggihan teknologi dan gaya hidup digital ini, kita sebagai pelaku ataupun objek dari teknologi jangan sampai menjadikan teknologi sebagai sember segalanya dalam kehidupan. inga....inga....inga...ting... masih ada Tuhan.
Rayan - Dimas
Jumat, 12 September 2008
Dampak Labeling Terhadap Anak
Bodoh sekali sih kamu, Begitu saja salah, Tidak bisa!, Aduh...anak saya ini loh pemalu sekali!, Dasar anak bandel!...
Ya...beberapa orangtua pasti tidak asing dengan kalimat di atas, atau mungkin orangtua lain pernah mendengar (mengucapakan) versi-versi lain dari kalimat sejenis.
Versi-versi lain itu bisa kalimat negatif seperti contoh di atas atau mungkin lebih parah lagi, tetapi bisa juga kalimat-kalimat positif yang berisifat memuji tentang kehebatan atau kepintaran anaknya. Semua kalimat negatif dan positif yang selalu kita ucapakan kepada anak bisa disebut labeling.
Labeling
Labeling adalah sebuah proses melabel seseorang. Label, menurut yang tercantum dalam A Handbook for The Study of Mental Health, adalah sebuah defenisi diri orang tersebut, dan menjelaskan orang dengan tipe bagaimanakah dia. Dengan memberikan label pada diri seseorang, kita cenderung melihat dia secara keseluruhan kepribadiannya, dan bukan pada perilakunya satu persatu.
Dampak Terhadap Anak
Dalam teori labeling ada satu pemikiran dasar, dimana pemikiran tersebut menyatakan "seseorang yang diberi label sebagai seseorang yang devian, dan diperlakukan seperti orang yang devian, akan menjadi devian". Penerapan dari pemikiran ini akan kurang lebih seperti berikut : "anak yang diberi label bandel, dan diperlakukan seperti anak bandel, akan menjadi bandel". Atau penerapan lain : "anak yang diberi label bodoh, dan diperlakukan seperti anak bodoh, akan menjadi bodoh". Kalau begitu mungkin bisa juga seperti ini : anak yang diberi label pintar, dan diperlakukan seperti anak pintar, akan menjadi pintar".
Pemikiran dasar teori labeling ini memang biasa terjadi, ketika sudah melabel seseorang, kita cenderung memperlakukan seseorang itu sesuai dengan label yang kita berikan. Misalnya, seorang anak yang diberi label bodoh cenderung tidak diberi tugas-tugas yang menantang dan punya tingkat kesulitan diatas kemampuannya karena kita berfikir "ah, dia pasti tidak bisa kan dia bodoh, percuma saja menyuruh dia".
Karena anak tersebut tiadak dipacu akhirnya kemampuannya tidak berkembang denganlebih baik. Kemampuannya yang tidak berkembang itu akan menguatkan pendapat/label orangtua bahwa si anak emang bodoh. Lalu orangtua semakin tidak memicu anak tersebut untuk berusaha yang terbaik, lalu anak semakin bodoh. Anak yang diberi label negatif dan mengiyakan label tersebut bagi dirinya cenderung bertindak sesuai dengan label yang melekat padanya.
Dengan ia bertindak sesuai labelnya orang akan memperlakukan dia juga sesuai labelnya. hal ini sudah menjadi siklus melingkar yang berulang-ulang dan semakin saling menguatkan secara terus menerus. Dalam buku Raising A Happy Child, banyak ahli yang setuju, bahwa bagaimana seseorang memandang dan merasakan dirinya sendiri akan menjadi dasar orang tersebut beradaptasi sepanjang hidupnya. Anak yang memandang dirinya baik akan mendekati orang lain dengan rasa percaya dan memandang dunia sebagai tempat yang aman, dan kebutuhan-kebutuhannya akan terpenuhi.
Sementara anak yang merasa dirinya tidak berharga, tidak dicintai akan cenderung memilih jalan yang mudah, tidak berani mengambil resiko dan tetap saja tidak berprestasi. Bagi banyak orang (termasuk anak-anak) pengalaman mendapatkan label tertentu (terutama yang negatif) memicu pemikiran bahwa dirinya d tolak. Pemikiran bahwa dirinya ditolak dan kemudian dibarengi oleh penolakan yang sesungguhnya, dapat menghancurkan kemampuan berinteraksi, mengurangi rasa harga diri, dan berpengaruh negatif terhadap kinerja seseprang dalam kehidupan sosial dan kehidupan kerjanya.
Saran Bagi Orantua
Adalah penting bagi anak untuk merasa bahwa dirinya berharga dan dicintai. Perasaan ini diketemukan oleh sang anak lewat respon orang-orang sekitarnya (lingkungan), terutama orang terdekat yaitu : orangtuanya. Kalau respon orangtua positif tentunya tidak perlu dicemaskan akibatnya. Tetapi, adakalanya kita sebagai orangtua tidak dapat menahan diri, sehingga dengan mantapnya memberikan respon-respon negatif seputar perilaku anak. Walaupun sesungguhnya kita sebagai orangtua tidak bermaksud buruk dengan respon tersebut, namun tanpa disadari hal-hal yang dikatakan orangtua dan bagaimana orangtua bertindak, masuk dalam hati dan pikiran seorang anak akan berpengaruh dalam kehidupannya.
Beberapa Saran Bagi Orangtua
1. Berilah respon secara spesifik terhadap perilaku anak, dan bukan kepribadiannya. Kalau anak bertindak sesuatu yang tidak berkenan di hati, jangan merespon dengan memberi label, karena melabel berarti menunjuk pada kepribadian anak, seperti sesuatu yang diberi dan tidak bisa lagi diperbaiki. Contoh : Kalau anak tidak berani menghadapi orang baru, jangan katakan : "Aduh...kamu pemalu sekali", atau "Jangan penakut begitu dong Nak!", tetapi berilah respon dengan mengatakan : "Tidak kenal ya denga tante ini, jadi tidak mau menyapa. Nah...sekarang salam tantenya biar kenal. Kalau besok ketemu dengan tante ini, jadi mau menyapa". Kalau anak nakal (naughty), jangan katakan bahwa dia nakal tapi katakan bahwa perilakunya salah (misbehave). Anak-anak sering berperilaku salah, salain karena mereka memang belum mengetahui semua hal yang baik-buruk, benar-salah, boleh-tidak boleh, mereka juga suka menguji batas-batas dari orangtuanya. Misalnya, kakak merebut mainan adik, katakan : "Kakak, merebut mainan orang itu salah, tidak boleh begitu. Kalau main sama adik gantian ya", dan bukan mengatakan : "kakaaaaak...!, nakal sekali sih merebut mainan adiknya". Dengan demikian tidak ada pesan dan kesan negatif yang masuk dalam pikiran anak, dan bahkan anak didorong untuk mau bertindak benar di waktu berikutnya.
2. Gunakan label untuk kepentingan pribadi orangtua. Sebenarnya melabel tidak selamanya buruk, asalkan label tersebut digunakan orangtuauntuk dirinya sendiri, agar lebih memahami dinamika perilaku anak. Misalnya : "Anakku A lebih bodoh daripada anaku B". Tapi label tersebut tidak dikatakan di depan anak. Dengan mengetahui dinamika anak lewat label yang ada dalam pikiran orangtua sendiri, hendaknya orangtua menggunakan label tersebut untuk menyusun strategi selanjutnya, agar kekurangan anak dapat diperbaiki. Misalnya, setelah mengetahui A lebih bodoh daripada B, maka orangtua memberikan lebih banyak waktu untuk mengajarkan sesuatu dan mempersiapkan diri untuk lebih sabar jika menghadapi A.
3. Menarik diri sementar jika sudah tidak sabar. Adakalanya orangtua jika sudah tidak sabar selalu ingin melabel anaknya, misalnya : "Heeeeeeh...!, kamu goblok banget sih, 1+1 saja tidak tahu". Jika kesabaran sudah diambang batas, sebelum kata-kata "mutiara" keluar, ada baiknya orangtua menarik diri sementara dari anak, (time off) dengan alasan tertentu.
Bagaimana cara orangtua berbicara dan menanggapi kekurangan-kekurangan yang ada pada diri anak, akan sangat berpengaruh bagi anak sepanjang hidupnya. Oleh karena itu orangtua harus sangat berhati-hati dan mempertimbangkan secara matang apa yang akan diucapkan pada anak. Ada pepatah jaman dulu kala mengatakan "Mulutmu Harimaumu", yang dalam hal ini mulut orantua bisa menjadi harimau bagi anak. Penting sekali orangtua selalu berkata-kata positif tentang anak, agar anak jadi berpikir positif tentang dirinya dan tumbuh dengan harga diri yang tinggi dilingkunganya dan perasaan dicintai dan diterima oleh orang-orang disekitarnya.
Rayan - Dimas
Sumber : Local News
Minggu, 07 September 2008
Ayo Ajak Anak Berpuasa
Ahlan wa sahlan ya Ramadhan
Ramadhan, Ramadan atau Romadhon ( Bahasa Arab : رمضان ), ya...bulan yang penuh Berkah dari Allah SWT. Bulan yang dinyatakan sebagai penghulu segala bulan, bulan yang dinanti ummat yang taat dan dibenci ummat yang lalai. Bulan Ramadhan semestinya senantiasa dirindukan manusia. Di bulan ini, ampunan dibuka seluas-luasnya sambil keburukan perbuatan dosa dijauhkan sejauh-jauhnya. Bulan mulia ini merupakan momen pendidikan penting bagi para pendidik generasi yang akan datang. Banyak sekali hikmah ibadah Ramadhan yang mengarah pada pembentukan karakter terpuji bagi anak. Berpuasa melatih kesabaran, keikhlasan, ketulusan, kekuatan, dan banyak lagi. Termasuk yang terpenting adalah melatih kepekaan sosial dan kemampuan empati. Untuk memanfaatkan momen penting ini, sebagai pendidik kita harus mempunyai strategi.
Beberapa kiat berikut ini mudahan-mudahan dapat membantu:
1. Orangtua hendaknya mengetahui dalil-dalil tentang puasa dan Ramadhan, fadhilah masing-masing ibadah, juga ayat dan hadits rujukannya. Lebih baik lagi jika di perpustakaan pribadi di rumah kita ada buku rujukan yang cukup lengkap seperti Fiqh Sunnah karangan Syekh Sayyid Sabiq atau lainnya dan buku atau clipping artikel yang mengulas hikmah-hikmah Ramadhan. Dengan mengoleksi referensi yang memadai, jika suatu saat anak bertanya sesuatu kita memiliki rujukan yang terjangkau.
2. Orangtua mengetahui tabiat dan kekhususan anak dan mengetahui dasar-dasar pendidikan anak menurut Islam. Mengenai dasar-dasar pendidikan anak dalam Islam sebelumnya sudah dibahas singkat dalam rubrik ini. Yang cukup penting diperhatikan adalah masalah tahapan-tahapan usia anak. Tentang kekhasan setiap anak, maka ibunyalah yang semestinya paling tahu. Contoh, apakah si A mudah bangun pagi atau apakah ia susah disuruh makan? Coba pelajari apakah ada sifat khusus anak yang mungkin menyulitkannya melaksanakan ibadah Ramadhan. Misalnya anak yang gemar makan, maka harus dicari kiat yang tepat agar anak tahan tidak makan selama jam berpuasa. Inilah tugas penting sang ibu.
3. Orangtua mempunyai hubungan yang baik dengan anak/ anak mempunyai keterikatan hati terhadap orangtuanya. Dalam menyuruh apapun kepada siapapun, sebagian dari keberhasilan menyuruh adalah karena faktor kedekatan hati antara yang menyuruh dengan yang disuruh. Kita lihat ada anak yang lebih mudah disuruh sesuatu oleh ayah atau ibunya. Jika kita sebagai orangtua ingin sukses menyuruh anak berpuasa, maka sebelumnya bangunlah dahulu hubungan baik dengan anak.
4. Orangtua siap menjadi teladan/ “role model” bagi anak dalam hal ibadah. Nah ini adalah faktor terpenting dalam keberhasilan pendidikan. Jika kita sendiri tak tahan berpuasa, jika kita sendiri malas berpuasa, jika kita sendiri mencari-cari alasan untuk tidak berpuasa, atau ibadah lainnya....maka jangan harap anak akan melaksanakan suruhan kita. Berikan dahulu teladannya, maka barulah anak diberi pengarahan untuk melakukannya. Khusus bagi kaum ibu yang masih mengalami haid atau sedang nifas, inilah kesempatan untuk menjelaskan kepada anak tentang haid dan nifas itu sendiri. By the way, justru ini merupakan bagian dari Tarbiyah Jinsiyah atau Pendidikan tentang Gender. Beri tahulah dengan cara sederhana saja, oleh karena itu kita butuh buku referensi fiqh untuk diulas.
5. Beri pengenalan tentang apa itu puasa dan apa itu Ramadhan. Berbicaralah sesuai dengan referensi namun dengan bahasa sesuai dengan pemahaman anak. Jangan lupa menjelaskan batasan puasa, waktu maupun larangannya. Jangan lupa pula untuk memberitahu batasan usia wajib puasa dan lain-lain.
6. Perkenalkan secara kongkret apa itu puasa dan bagaimana cara berpuasa dengan cara kita melaksanakan puasa sunnah dan menjelaskan pada anak apa yang kita lakukan (3 th ke atas). Menjelaskan dengan lisan saja memang belum cukup, harus diberi contoh kongkrit. Lakukanlah sebelum puasa Ramadhan.
7. Ajak anak merasakan suasana sahur dengan cara sekali-sekali mengajak/ membiarkan anak yang masih kecil (di bawah 3 th) bangun pada waktu sahur. Namun ini jangan sampai mengganggu anak yang sudah lebih besar yang sedang sahur. Sebagai orangtua kita harus pandai-pandai mengatur perhatian sesuai kebutuhan anak sesuai usianya. Jika kita sedang melatih si kakak untuk sahur, jangan sampai si adik menjadi perhatian utama padahal ia belum semestinya diajak puasa.
8. Ajak anak yang masih kecil (di bawah 3 th) ikut merasakan berbuka dan menjelaskan secara sederhana apa itu ifthor. Sama seperti di atas, jangan lupa untuk memperhatikan kebutuhan si kakak yang sedang latihan puasa.
9. Melatih anak yang sedang dilatih puasa untuk menahan godaan untuk makan dan minum pada saat tengah puasa dan juga menahan marah dan ngambek pada saat puasa. Kita dapat membuat program khusus untuk mengalihkan anak dari rasa laparnya, misalnya mengajak melakukan pekerjaan tangan, mengajak main sandiwara, membacakan cerita dan lain-lain. Jika anak sudah sangat sulit dikendalikan marah dan ngambeknya, cobalah periksa, jangan-jangan ia memang sakit sehingga harus membatalkan puasa.
10. Konsisten untuk mulai menyuruh anak berpuasa pada usia 7 tahun dan menghukum anak yang menolak diajak puasa pada usia 10 tahun. Hendaknya orangtua tidak memaksakan puasa bagi anak yang belum baligh, baik yang sanggup maupun apalagi yang sedang sakit atau dalam pengobatan. Asalkan mereka diberi penjelasan mengapa mereka boleh berbuka. Juga kita membolehkan anak di bawah usia 7 th untuk mencoba berpuasa dengan bertahap, jika ia sendiri meminta.
Begitulah tips mengajarkan anak berpuasa. Satu hal yang harus selalu diingat, Islam adalah agama yang kuat referensinya. Tiada amal yang diterima tanpa ilmu yang mendasarinya. Hendaknya sejak kecilpun anak sudah mulai berkenalan dengan referensi tanpa memaksakan.
Rayan - Dimas
Sumber : http://www.eramuslim.com - Oleh : Siti Aisyah Nurmi
Jumat, 05 September 2008
Jadikan Komputer Sahabat Anak
Jaman memang sudah bergulir. Seiring pergerakan jaman, tentunya kecanggihan teknologi seperti komputer sudah bukan barang mewah lagi. Bahkan melihat anak berumur 5 tahun demikian lancarnya bermain komputer sudah bukan penampakan aneh lagi. Bisa jadi malahan si buyung dan upik di rumah juga sudah lebih paham klak-klik mouse komputer dibandingkan Anda.
Komputer seakan menjadi 2 sisi mata uang yang total berbeda. Di satu sisi benda ini bisa membanjiri anak Anda dengan tambahan pengetahuan segudang, tapi di sisi lain, bahwa ia akan lebih asyik main komputer dibanding bergaul dengan teman seumurannya juga menjadi kekuatiran yang Anda simpan. Ketergantungan akan benda satu ini juga bisa menjadi masalah tersendiri.
Rayan (5,5) yang baru belajar mengenal komputer, sudah asyik menjajal program pendidikan dalam mengenal warna dan bentuk, Sedangkan diri sisi lain, ia bahkan bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bermain games dan jadi malas sekolah.
Kemunculan teknologi komputer sendiri sesungguhnya bersifat netral. Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.
Pemagaran komputer
Sebenarnya kata pemagaran ini hanya sebagai ungkapan agar orang tua bisa membimbing anak memanfaatkan komputer tanpa harus membuat si anak terkena imbas negatifnya.
Yang harus dicermati mungkin adalah konsumsi games dan internet. Berbagai variasi games komputer kadang luput dari pengawasan orang tua. Padahal kadang games cukup sarat dengan unsur kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak. Untuk internet, mungkin ini menjadi masalah bagi buah hati Anda yang sudah beranjak semakin besar. Akses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet, seperti materi bermuatan seks dan kekerasan yang dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang.
Bahaya Kecanduan
Perlu diperhatikan juga, tidak hanya obat-obatan yang bisa mengakibatkan kecanduan, karena komputer pun bisa melakukan hal yang sama pada buah hati Anda. Pengaruh negatif kecanduan bermain komputer ini memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial. Lalu apa yang seharusnya Anda lakukan sebagai orang tua agar komputer tetap bisa bersahabat dan bukan menjadi musuh bagi anak? Perhatikan hal berikut...
Tegas
Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Buatlah kesepakatan dengan anak mengenai waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar dapat diberikan pada hari libur.
Kesempatan
Berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan komputer sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang.
Awas Efek
Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu indera penglihatan anak. Awasi hal ini untuk mencegah terganggunya fungsi indera buah hati Anda.
Selektif
Pilihlah software tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.
Safety
Harus aman. Perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari bahaya tegangan listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum terkena bagian tertentu dari badan CPU komputer.
Kenyamanan
Berikan meja atau kursi komputer yang ergonomis dan sesuai dengan bentuk serta ukuran tubuh anak. Buat buah hati Anda sedemikian halnya nyaman. Bentuk property yang tidak ergonomis bisa berpengaruh buruk pada perkembangan anatomi bentuk tubuh si anak.
Sosialisasi
Jangan sampai karena terlalu asik bermain komputer, anak Anda jadi lupa bergaul dengan teman-teman sepantarannya. Tanamkan padanya bahwa komputer bukanlah satu-satunya aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan karena bermain dan sosialisasi dengan teman-teman juga tidak kalah menariknya. Nah, selamat bermain komputer...
Rayan - Dimas
Sumber: hanyawanita.com - Foto : http://www.tabloidnova.com
Selasa, 02 September 2008
Ramadhan
Apa Itu Ramadhan
Ramadhan, Ramadan atau Romadhon (bahasa Arab:رمضان) adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam). Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, shalat tarawih, peringatan turunnya Al Qur'an, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Al Qur'an dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri. Kekhususan bulan Ramadhan ini bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Al Qur'an pada surat Al Baqarah ayat 185 yang artinya:
"bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu..."
Etimologi
Ramadhanberasal dari akar kata ر م ﺿ , yang berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah. Bangsa Babylonia yang budayanya pernah sangat dominan di utara Jazirah Arab menggunakan luni-solar calendar (penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus). Bulan ke sembilan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. Sejak pagi hingga petang batu-batu gunung dan pasir gurun terpanggang oleh segatan matahari musim panas yang waktu siangnya lebih panjang daripada waktu malamnya. Di malam hari panas di bebatuan dan pasir sedikir reda, tapi sebelum dingin betul sudah berjumpa dengan pagi hari. Demikian terjadi berulang-ulang, sehingga setelah beberapa pekan terjadi akumulasi panas yang menghanguskan. Hari-hari itu disebut bulan Ramadhan, bulan dengan panas yang menghanguskan.
Setelah umat Islam mengembangkan kalender berbasis bulan, yang rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis matahari, bulan Ramadhan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. Orang lebih memahami 'panas'nya Ramadhan secara metaphoric (kiasan). Karena di hari-hari Ramadhan orang berpuasa, tenggorokan terasa panas karena kehausan. Atau, diharapkan dengan ibadah-ibadah Ramadhan maka dosa-dosa terdahulu menjadi hangus terbakar dan seusai Ramadhan orang yang berpuasa tak lagi berdosa. Wallahu `alam. Dari akar kata tersebut kata Ramadhan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan. Pendapat lain mengatakan bahwa kata Ramadhan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapuskan oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Namun kata ramadan tidak dapat disamakan artinya dengan ramadhan. Ramadan dalam bahasa arab artinya orang yang sakit mata mau buta. Lebih lanjut lagi hal itu dikiaskan dengan dimanfaatkannya momen Ramadhan oleh para penganut Islam yang serius untuk mencairkan, menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.
Aktivitas Keagamaan
Selama bulan Ramadhan, penganut agama Islam akan berpuasa setiap hari sampai Idul Fitri tiba. berpuasa itu adalah akhir dari bulan Ramadhan dirayakan dengan sukacita oleh seluruh muslim di dunia. Pada malam harinya (malam 1 syawal), yang biasa disebut malam kemenangan, mereka akan mengumandangkan takbir bersama-sama. Di Indonesia sendiri ritual ini menjadi tontonan yang menarik karena biasanya para penduduk (yang beragama Islam) akan mengumandangkan takbir sambil berpawai keliling kota dan kampung, terkadang dilengkapi dengan memukul beduk dan menyalakan kembang api.
Esoknya tanggal 1 Syawal, yang dirayakan sebagai hari raya Idul Fitri, baik laki-laki maupun perempuan muslim akan memadati masjid maupun lapangan tempat akan dilakukannya Shalat Ied. Shalat dilakukan dua raka'at kemudian akan diakhiri oleh dua khotbah mengenai Idul Fitri. Perayaan kemudian dilanjutkan dengan acara saling memberi ma'af di antara para muslim, dan sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian aktivitas keagamaan khusus yang menyertai Ramadhan.
Sholat Tarawih
Pada malam harinya, tepatnya setelah shalat isya, para penganut agama Islam melanjutkan ibadahnya dengan melaksanakan shalat tarawih. Shalat khusus yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. Shalat tarawih, walaupun dapat dilaksanakan dengan sendiri-sendiri, umumnya dilakukan secara berjama'ah di masjid-masjid. Terkadang sebelum pelaksanaan shalat tarawih pada tepat-tempat tertentu, diadakan ceramah singkat untuk memberkali para jama'ah dalam menunaikan ibadah pada bulan bersangkutan.
Turunnya Al Qur'an
Pada bulan ini di Indonesia, tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan, (terdapat perbedaan pendapat para ulama mengenai tanggal pasti turunnya Al Qur'an untuk pertama kalinya) diperingati juga sebagai hari turunnya ayat Al Qur'an (nuzulul qur'an) untuk pertama kalinya oleh sebagian muslim. Pada peristiwa tersebut surat Al Alaq ayat 1 sampai 5 diturunkan pada saat Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira. Peringatan peristiwa ini biasanya dilakukan dengan acara ceramah di masjid-masjid.
Laylatul Qadar
Laylatul Qadar (malam ketetapan), adalah satu malam yang khusus terjadi di bulan Ramadhan. Malam ini dikatakan dalam Al Qur'an pada surat Al Qadar, lebih baik daripada seribu bulan. Saat pasti berlangsungnya malam ini tidak diketahui namun menurut beberapa riwayat, malam ini jatuh pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan, tepatnya pada salah satu malam ganjil yakni malam ke-21, 23, 25, 27 atau ke-29. Sebagian muslim biasanya berusaha tidak melewatkan malam ini dengan menjaga diri tetap terjaga pada malam-malam terakhir Ramadhan sembari beribadah sepanjang malam.
Umrah
Ibadah umrah jika dilakukan pada bulan ini mempunyai nilai dan pahala yang lebih bila dibandingkan dengan bulan yang lain. Dalam Hadits dikatakan "Umrah di bulan Romadhan sebanding dengan haji atau haji bersamaku." (HR: Bukhari dan Muslim).
Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan khusus pada bulan Ramadhan atau paling lambat sebelum selesainya shalat ied. Setiap individu muslim yang berkemampuan wajib membayar zakat jenis ini. Besarnya zakat fitrah yang harus dikeluarkan per individu adalah satu sha' makanan pokok di daerah bersangkutan. Jumlah ini bila dikonversikan kira-kira setara dengan 3,1 liter atau 2,176 liter beras. Penerima Zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin. Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikeluarkannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya.
Akhir dari bulan Ramadhan dirayakan dengan sukacita oleh seluruh muslim di dunia. Pada malam harinya (malam 1 syawal), yang biasa disebut malam kemenangan, mereka akan mengumandangkan takbir bersama-sama. Di Indonesia sendiri ritual ini menjadi tontonan yang menarik karena biasanya para penduduk (yang beragama Islam) akan mengumandangkan takbir sambil berpawai keliling kota dan kampung, terkadang dilengkapi dengan memukul beduk dan menyalakan kembang api.
Idul Fitri
Esoknya tanggal 1 Syawal, yang dirayakan sebagai hari raya Idul Fitri, baik laki-laki maupun perempuan muslim akan memadati masjid maupun lapangan tempat akan dilakukannya Shalat Ied. Shalat dilakukan dua raka'at kemudian akan diakhiri oleh dua khotbah mengenai Idul Fitri. Perayaan kemudian dilanjutkan dengan acara saling memberi ma'af di antara para muslim, dan sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian aktivitas keagamaan khusus yang menyertai Ramadhan.
Penentu Awal Ramadhan
Kalender Hijriyah didasarkan pada revolusi bulan mengelilingi bumi dan awal setiap bulan ditetapkan saat terjadinya hilal (bulan sabit). Metode penentuan saat terjadinya hilal yang digunakan saat ini adalah metode penglihatan dengan mata telanjang (dikenal dengan istilah rukyah) serta menggunakan metode perhitungan astronomi (dikenal dengan istilah hisab). Majelis Ulama Indonesia menggunakan kombinasi hisab dan rukyah untuk penentuan hilal. Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode rukyah sementara Muhammadiyah dan Persatuan Islam menggunakan hisab sebagai sandaran penentuan hilal.[5] Perbedaan metode ini menyebabkan adanya kemungkinan perbedaan hasil penetapan kapan awal dan berakhirnya Ramadhan sebagaimana sempat terjadi pada tahun 1998 (1418 H)
Peristiwa Penting Yang Terjadi Pada Bulan Ramadhan
- Perang Badar: 17 Ramadhan 2 AH - Adalah pertempuran pertama yang dilakukan kaum Muslim setelah mereka bermigrasi (hijrah) ke Madinah melawan kaum Quraisy dari Mekkah. Pertempuran berakhir dengan kemenangan pihak Muslim yang berkekuatan 313 orang melawan sekitar 1000 orang dari Mekkah.
- Pembunuhan atas Ali bin Abi Thalib: 21 Ramadhan 40 H: Khulafaur Rasyidin keempat dan terakhir, dibunuh oleh seorang Khawarij yang bernama Abdurrahman bin Muljam. Beliau meninggal pada tanggal 23 Ramadhan tahun itu juga. Kematiannya menandai berakhirnya sistem kekhalifahan Islam, dan kemudian dimulai dengan sistem dinasti.
Bulan Ramadhan di Indonesia dan negara dengan penduduk mayoritas Islam pada umumnya dapat dihubungkan dengan meningkatnya daya beli dan perilaku konsumtif masyarakat akan barang dan jasa. Di Indonesia sendiri hal ini terkait erat dengan kebiasaan pemerintah dan perusahaan swasta untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pegawainya. Peningkatan ini terjadi di hampir semua sektor dari transportasi, makanan, minuman hingga kebutuhan rumah tangga. Sehingga tidak jarang tingkat inflasi pun mencapai titik tertinggi pada periode bulan ini.[6] Fenomena ini secara kasat mata terlihat dengan menjamurnya para pedagang musiman yang menjajakan berbagai komoditas mulai dari makanan hingga pakaian, di ruang-ruang publik terutama di pinggir jalanan. Di samping juga maraknya penyelenggaraan bazaar baik yang disponsori oleh pemerintah, swasta, organisasi tertentu maupun swadaya masyarakat.
Lain - Lain
- Pada bulan ini pada sebagian daerah di Indonesia, berkembang kebiasaan jalan-jalan sembari menunggu waktu berbuka, di Bandung kebiasaan ini dikenal dengan nama Ngabuburit, di Indramayu dikenal dengan nama Luru Sore (Cari Sore). Biasanya saat ini juga dimanfaatkan untuk membeli makanan dan minuman untuk dipergunakan saat berbuka puasa.
- Di Indonesia umummnya orang berbuka puasa dengan yang manis-manis, padahal hidangan yang mengadung gula tinggi justru akan mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Hal ini berasal dari kesimpulan yang tergesa-gesa atas sebuah hadits bahwa Rasulullah berbuka puasa dengan kurma. Karena kurma rasanya manis, maka muncul anggapan bahwa berbuka (disunahkan) dengan yang manis-manis. Pada akhirnya kesimpulan ini menjadi waham dan memunculkan budaya berbuka puasa yang keliru di tengah masyarak
Rayan - Dimas
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ramadhan
Sabtu, 30 Agustus 2008
Janji Yang Dahulu
Teman-teman blogger mohon maaf lagi nih baru sekarang bisa nepatin janji yayan untuk menceritakan pengalaman yayan waktu wisuda TK,....(hehehe....bukan wisuda sarjana, loh).
Dalam acara wisuda Tk itu yayan kebagian jatah nari dan memakai pakaian adat Minang (Padang), tuh ada videonya bukan foto, nah kalau dilihat yayan bisa tertawa sendiri sebab dari sisi koreografernya....(cieeee macam betul aja) sebenarnya yayan kebagian gerakan bebek, masalahnya gerakan badan yayan persis kayak bebek diuber tikus...hehehehehe, namaun demikian yayan merasa bangga kok bisa menghibur semua undangan yang hadir pada waktu itu dan itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi yayan.....ciee..ciee bukan GR loh.
Teman-teman, tau kan klu dalam acara wisuda itu di barengi dengan acara perpisahan, nah disini sedihnya. Walaupun secara garis besarnya yayan merasa senang bisa menghibur, bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, namun yayan merasa sangat sedih harus berpisah dengan teman-teman yayan di TK YPHI pematangsiantar. Sebab apa ?, sebab di TK inilah yayan pertama kali mengenal arti persahabatan, disini yayan belajar bersosialisasi dengan orang-orang yang tingkah lakunya sangat beraneka ragam, dan disini pulalah yayan mengenal betapa indahnya perbedaan itu.
Yayan juga merasa sangat sedih karena harus berpisah dengan para guru yang begitu sabar mendidik dan menjaga yayan, dari mulai yayan tidak kenal apa itu huruf latin dan apa itu huruf arab sampai yayan bisa membaca dan menulis, bukan itu saja, sampai yayan buang air (maaf) juga diurusin loh.
Teman-teman dan para guru yayan, mungkin pada waktu acara perpisahan kemarin yayan belon sempat minta maaf atas kekhilafan yayan selama sekolah di TK YPHI Pematangsiantar. Kiranya melalui blog ini yayan bisa minta maaf kepada para guru dan teman-teman yayan agar segala sesuatu yang yayan pelajari dan kerjakan selalu di ridhoi oleh Allah SWT dan juga yayan selalu diberi kesehatan dan umur panjang oleh Allah SWT, amiiiin...
Yayan juga selalu berdo'a agar Allah SWT selalu memberikan kesehatan kepada kita semua dan segala sesuatu yang kita lakukan selalu dalam lindungan dan ridhoNya, amiiin. Yayan juga berharap semoga guru-guru dan teman-teman yayan ada yang membaca blog ini dan kita dapat saling berkomunikasi seperti dulu lagi, bedanya klu dulu nyata, sekarang maya. hehehehe...
Buat teman-teman blogger atau teman-teman dunia maya, disebabkan bulan Ramadhan sudah di depan mata, sebelum menjalani ibadah puasa, yayan mohon lahir dan bathin, mana tahu dalam setiapa tulisan yayan di dunia maya ini ada yang salah dan tidak berkenan hati teman-teman bloger ataupun tidak mentaati kode etik penulisan. sebab ada yang mengatakan bahwa menjelan bulan Ramadhan malaikat Jibril berdo'a kepada Allah SWT, "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada), Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri, Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapatkah kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat , dan dilakukan pada hari Jumaat".
Di akhir posting ini yayan mengucapkan " Selamat Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan bagi yang melaksakannya Semoga Amal dan Ibadah Kita Di Bulan yang Suci Ini Diterima Oleh Allah SWT. Amiiin
Rayan - Dimas

